falsettoholic , (selalu) celotehan yang fales

Blog EntryIwan Fals Album 50:50 (review)Apr 2, '07 7:48 AM
for everyone

 

Album dari Iwan Fals sang maestro musik Indonesia yang diluncurkan pada awal bulan April 2007 ini dikemas dengan titel 50:50, dapat diartikan bahwa dari 12 lagu disini 6 buah diciptakan oleh Iwan Fals dan 6 sisanya diciptakan oleh musisi lain seperti Bongky (BIP), Dewiq, Opick, Pongky (Jikustik), Digo, dan Yockie/Remy Soetansyah. Album ini memiliki perpaduan yang seimbang antara lagu bertema cinta dan yang bertema kritik sosial.

 

Album ini dikemas dengan aransemen musik modern dan berkualitas tinggi yang dikerjakan oleh musisi profesional seperti Bongky, Addie MS, Yockie Suryo Prayogo, Erwin Gutawa, Bagoes A.A dan Andi Bayou.

 

Tidak menjadi muluk apabila menyatakan album ini layak untuk menjadi koleksi dan dapat disejajarkan dengan karya cipta profesional pemusik Indonesia berkelas lainnya.

 

Berikut review dari lagu-lagu yang terdapat dalam album 50:50 ini.

 

1.      Mabuk Cinta (Bongky)

Lagu ini memakai irama reggae sebuah irama musik yang dikerjakan oleh Bongky yang mungkin baru pertama kali dipakai Iwan Fals dalam sekian banyak lagu-lagunya. Lirik yang bercerita tentang seorang yang jatuh cinta kembali ini dibawakan dengan santai dan penuh makna dengan gaya khas Iwan Fals.

 

2.      Masih Bisa Cinta (Dewiq)

Lagu bertema cinta ini dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Iwan Fals. Dengan irama pop modern yang dikerjakan dengan profesional oleh Erwin Gutawa, lagu ini seperti berusaha mengimbangi selera pasar musik Indonesia yang kini dijejali lagu-lagu cinta dari penyanyi atau band muda.

 

3.      Yang Tercinta (Opick)

Lagu dengan tema cinta yang kental dengan gaya khas Opick. Dibawakan penuh perasaan oleh Iwan Fals. Musik yang dikerjakan oleh Addie MS memberi ‘nyawa’ cinta pada setiap bait lagu ini. Sentuhan vokal berat Iwan Fals menjadikan lagu ini sangat bermakna.

 

4.      Tak Pernah Terbayangkan (Pongky)

Pongky kembali memberi lagu yang berkualitas tinggi. Dia seperti sudah menyatu dengan gaya vokal Iwan Fals yang bagi sebagian orang sulit dipahami. Lagu bertema cinta ini begitu indah dibawakan dan seakan membawa pendengarnya kembali kemasa-masa saat jatuh cinta. Musik yang dikerjakan oleh Bagoes AA membuat lagu ini semakin hidup dan bermakna mendalam bagi pendengarnya.

 

5.      Apakah Aku Benar-Benar Memiliki Kamu (Digo)

Lagu ini diciptakan oleh Digo yang sekarang menjabat sebagai ketua OI. Lagu cinta ini memiliki tema yang sangat kuat. Dibawakan dengan gaya khas Iwan Fals dipadu dengan aransemen musik dari Andi Bayou menambah kualitas pada lagu ini.

 

6.      Rubah (Iwan Fals)

Ini adalah lagu yang sudah lama diciptakan oleh Iwan Fals dan sempat dinyanyikan pada konser namun baru dipasarkan dalam album ini. Terdapat beberapa perubahan lirik dan gaya musik pada lagu ini dibandingkan dengan versi live konsernya. Lagu ini bertema kritik sosial yang lumayan pedas dengan gaya seperti pada album ‘Suara Hati’.

 

7.      KaSaCiMa (Iwan Fals)

Judul ini singkatan dari ‘Kasihku Sayangku Cintaku Manisku’ ini sebenarnya diciptakan Iwan Fals lebih dari 15 tahun yang lalu. Mendengarkan lagu bertema cinta ini mengingatkan pada gaya bernyanyi dan musik Iwan Fals di lagu ‘Aku Sayang Kamu’ pada tahun 1986. Aransemen musik pada lagu ini benar-benar bergaya muda dan sangat modern.

 

8.      Pulanglah (Iwan Fals)

Lagu ini khusus dipersembahkan Iwan Fals untuk almarhum ‘Munir Said Thalib’ seorang pahlawan kebenaran yang tewas dibunuh pada tahun 2004. Lagu ini pernah direkam sederhana hanya menggunakan gitar bolong namun tidak dikomersilkan. Dan pada album ini kembali diaransemen ulang dengan musik yang berkualitas tinggi. Diselingi dengan suara Adzan yang sayup-sayup berkumandang menambah kuat pesan kehilangan seorang Iwan Fals pada sang pahlawan . Ada kejutan pada bagian reff. di akhir lagu ini yaitu gaya bernyanyi yang baru pertama kali dilakukan Iwan Fals.

 

9.      Ini Bukan Mimpi (Yockie S. & Remy Soetansyah)

Lagu yang sangat kuat di liriknya ini seperti mencoba mengingatkan pendengar pada kenyataan hidup di dunia. Aransemen musik dengan gaya khas Yockie semakin membuat lagu ini menjadi indah dan nikmat didengar.

 

10.  Ikan-Ikan (Iwan Fals)

Pada lagu ini Iwan Fals mencoba menterjemahkan protes pada ketidakadilan melalui simbol seekor ikan. Kembali lagu ini mengingatkan pada lagu ‘Tikus-Tikus Kantor’ pada 1986, hanya disini pesan yang disampaikan lebih halus namun tetap bermakna dalam. Musik dalam lagu ini sedikit ‘berbau’ irama etnik kedaerahan.

 

11.  Negara (Iwan Fals)

Mendengarkan lagu ini seakan terbawa bernostalgia ke era Iwan Fals di tahun 80-an. Irama country santai khas Iwan Fals kembali muncul di lagu ini hanya kemasan musiknya yang menjadi lebih modern. Lagu bertema kritik pedas kepada pemerintah ini sekilas mengingatkan pada lagu ‘Teman Kawanku Punya Teman’ pada tahun 1987, dimana pada awal dan akhir lagu ini Iwan sempat ngobrol dan bercanda kecil dengan kawan-kawannya.

 

12.  Cemburu (Iwan Fals)

Lagu ini bertema tentang kecemburuan Iwan Fals pada keseimbangan alam. Keadaan sosial yang tidak sehat bertentangan dengan alam yang tetap pada jalurnya. Irama musik pop modern menjadikan lagu ini enak didengarkan juga vokal berat Iwan Fals semakin menguatkan makna lagu ini.

 

Secara keseluruhan lagu-lagu dalam album ini cukup enak untuk dinikmati baik oleh penggemar Iwan Fals maupun masyarakat penikmat musik baik tua maupun muda.

 

Syafiq Baktir

Penggemar Iwan Fals

( www.iwanfalsmania.blogspot.com )


3 Comments
falsettoholic wrote on Aug 17, '07
ternyata teks ini muncul juga di http://coolradiostation.com/modules/news/article.php?storyid=3 baru tahu setelah googling.
junqiss wrote on Dec 4, '07
thanks 4 review nya
nugie76 wrote on Jan 25
Ok
Iwan Fals tetap dijalurnya
hanya tambah romantis
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help